Rabu, 30 Desember 2009

Gerhana Bulan di Malam Tahun Baru


Kemeriahan malam tahun baru akan bertambah dengan fenomena alam yang menakjubkan: gerhana Bulan. Fenomena alam ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia pada 1 Januari 2010 dinihari.

"Di seluruh wilayah Indonesia bisa mengamatinya," ujar peneliti utama astronomi dan astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaludin, ketika dihubungi detikcom, Senin (28/12/2009).

Thomas menjelaskan, gerhana Bulan yang terjadi sekitar satu jam tersebut bisa dinikmati sepanjang di wilayah tersebut masih memasuki waktu malam.

"Mulai pukul 01.53 WIB hingga 02.53 WIB di seluruh wilayah yang waktu itu malam hari bisa mengamati," terang Thomas.

Menurut Thomas, gerhana Bulan tersebut tidak terlalu besar. Bulatan Bulan yang tertutup bayangan Bumi hanya sekitar 7 persen.

"Tapi karena terjadi saat pergantian tahun itu menarik," ujar Thomas.

Sumber : ddt/nrl - www.detiknews.com

Minggu, 27 Desember 2009

Planet Baru di Luar Tata Surya

Dua astronom telah menangkap “penampakan” sekumpulan planet alien di luar sistem Tata Surya. Diduga planet tersebut berjaran triliunan mil dari bumi, tiga di antaranya mengorbit di bintang yang sama.

“Ini adalah langkah awal untuk memahami apakah ada planet lain mirip bumi dan apakah kita bisa hidup di sana,” komentar Bruce Macintosh dari Lawrence Livermore National Lab, salah satu astronom yang memotret foto tersebut.

Bersama timnya ia menggunakan dua buah teleskop, sedangkan tim lain menghasilkan foto dari teleskop ruang angkasa Hubble yang biasa menangkap gambar dari luar Tata Surya. Selama 13 tahun ini, ilmuwan telah menemuka lebih dari 300 planet di luar Tata Surya.

Menurut ilmuwan antariksa NASA, Ed Weiler, semua fioto-foto planet tersebut sangat penting. Dalam konferensi pers, Weiler mengatakan bahwa temuan ini melengkapi tujuan NASA dengan proyek teleskop Hubble-nya sejak tahun 1990/

Ilmuwan astronomi lain berpendapat bahwa temuan planet baru dari foto tersebut perlu dipelajari lebih lanjut, apakah betul itu planet baru atau hanya bintang biasa. im Hubble membandingkan foto itu dengan foto hasil jepretan Hubble di tahun 2006 dan 2004.


Sumber : netsains.com

Senin, 14 September 2009

SWiSHmax


Mau belajar animasi 2 D? Bingung mau pake software apa? Nah, kayanya software yang satu ini patut dicoba. Swishmax, nama dari software animasi yang akan membantu Anda membuat animasi 2 D. Fasilitas yang dimiliki swishmax bisa dibilang cukup lengkap. Anda dapat menambahkan berbagai macam efek yang Anda inginkan, selain itu jika Anda ingin bermain - main menggunakan script, Anda juga dapat memasukannya kedalam Swishmax.

Software ini merupakan software yang sangat cocok untuk para pemula yang ingin belajar animasi. Penggunaanya pun tidak lah terlalu rumit, namun memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

Ok, bagi Anda yang ingin mencoba, silahkan download software nya dengan mengklik link yang saya berikan di bawah ini.

Klik Disini Untuk Mendownload

Selamat Mendownload

Kamis, 10 September 2009

Zigas - Sahabat Jadi Cinta

Nah, kali ini, lagu dari Zigas nih yang berjudul Sahabat Jadi Cinta. Oke dech, langsung aja yang mau download tinggal klik link di bawah ini.

http://www.ziddu.com/download/6441619/ZIGAS-SahabatJadiCinta.mp3.html


Rabu, 09 September 2009

Markas Alien Di Dasar Danau - Danau Rusia

Pada Juli 2009, Pemerintah Rusia secara resmi merilis dokumen rahasia militer mengenai UFO mengikuti langkah beberapa negara lain di dunia. Dalam laporannya, militer Rusia menyebut bahwa UFO atau makhluk asing tidak dikenal ternyata sering dijumpai di perairan.

Beberapa laporan tersebut menyinggung adanya peristiwa perjumpaan dengan makhluk tidak dikenal di beberapa danau misterius di wilayah eks Sovyet.
Sebenarnya, lama sebelum pemerintah Rusia merilis dokumen rahasia tersebut, sudah ada beberapa laporan dari berbagai saksi mata yang mengindikasikan adanya makhluk tidak dikenal di danau-danau di wilayah eks Sovyet.

Laporan paling awal datang pada awal tahun 1900an. Pada waktu itu sekelompok pemuda sedang menyelam di sebuah danau di Georgia dimana mereka menemukan sebuah gua bawah air yang dipenuhi dengan kerangka manusia. Anehnya, masing-masing kerangka memilki tinggi sekitar tiga meter.

Penemuan serupa juga pernah terjadi disebuah danau bernama Issik Kul yang terdapat di sebelah utara pegunungan Tian Shan di Kyrgyzstan, masih di sekitar Rusia. Ketika mendengar nama Issik kul, kita mungkin akan segera terbayang dengan sebuah tempat misterius dari episode Lord of the ring.

Namun bertolak belakang dengan namanya yang terkesan angker, arti kata Issik kul sesungguhnya adalah “air hangat”. Nama ini diberikan mengingat karakteristik unik yang ada padanya. Walaupun ia dikelilingi oleh bukit-bukit bersalju, air danau ini tidak pernah membeku.

Pada tahun 1930an, seorang pria bersama beberapa temannya sedang menjelajahi gua-gua disekitar danau Issik Kul. Di salah satu gua mereka menemukan tiga kerangka manusia, masing-masing setinggi tiga meter. Yang aneh dari kerangka ini bukan hanya tinggi badannya, namun juga ditemukan peralatan berbentuk sayap kelelawar dari perak yang dipakai oleh masing-masing kerangka.

Di lain tempat, pada awal tahun 1990an, seorang pria bernama D Povaliyayev sedang melakukan olahraga Hang Gliding di kota Kavgolov, Leningrad. Kota itu memiliki beberapa danau. Dan ia sedang berada di atas salah satunya. Ketika ia sedang melayang diatas danau tersebut, ia melihat objek seperti tiga ekor ikan raksasa sedang berenang di danau itu.

Ia menurunkan ketinggiannya dan akhirnya bisa melihat dengan jelas bahwa tiga objek tersebut ternyata tiga perenang dengan ukuran badan luar biasa dan mengenakan pakaian perak. Kisah ini kemudian juga diceritakan dalam bukunya yang berjudul “Letuchi Golladets” atau “Flying Dutchman” yang diterbitkan tahun 1995.

Disinilah sepertinya kesaksian-kesaksian para saksi ini mendapat peneguhan dari pemerintah Rusia. Laporan militer yang dirilis menceritakan satu peristiwa serupa di danau Baikal. Seperti diketahui, danau Baikal adalah danau terdalam di dunia dan dianggap sebagai salah satu danau paling misterius di dunia.

Para turis sering melihat objek dan cahaya aneh melayang diatas danau ini. Menurut dokumen angkatan laut Rusia, suatu hari pada tahun 1982, angkatan laut Rusia sedang melakukan latihan penyelaman rutin di Baikal. Pada saat latihan dilakukan, Para penyelam Rusia melihat objek-objek aneh yang sedang berenang di dalam danau di kedalaman 50 meter.

Objek-objek itu ternyata sepuluh perenang yang berpakaian perak. Dan yang luar biasa, masing-masing perenang memiliki tinggi sekitar tiga meter dan tidak terlihat menggunakan peralatan menyelam apapun.

Dikejutkan oleh situasi tersebut, komandan angkatan laut segera memerintahkan untuk menangkap paling tidak salah satu penyelam misterius tersebut. Tujuh penyelam Rusia segera diperintahkan untuk terjun.

Dalam usaha ini, para penyelam tersebut masuk ke level kedalaman yang luar biasa. Namun tiba-tiba ada sebuah kekuatan yang tidak terlihat mendorong para penyelam Rusia kembali ke permukaan.

Menurut prosedur keselamatan, para penyelam yang baru muncul dari kedalaman harus segera masuk ke ruang dekompresi untuk menyesuaikan tekanan udara di tubuh mereka. Tiga penyelam Rusia tewas akibat terlambat di dekompresi.

Sampai saat ini, identitas para raksasa tersebut masih menjadi pertanyaan besar. Apakah mereka alien yang membangun markas rahasia di dasar danau-danau eks Sovyet ?

Menariknya lagi, Bangsa Kyrgyztan memiliki sebuah legenda yang menceritakan adanya sebuah kota didasar danau yang dipimpin oleh raja bernama Ossounes. Apakah legenda ini berdasarkan pada kisah nyata ? Mungkin kita tak akan pernah tahu.

Sabtu, 05 September 2009

d' Masiv - Mohon Ampun ( Aku )


Mumpung lagi bulan ramadhan, enajnya dengerin lagu - lagu religi. Yang satu ini mungkin patut dicoba. Lagu baru dari D'Masiv yang judulnya mohon ampun ( aku ). Dari album spesial edition.

Nah, buat yang mau coba denger lagu ini, download aja dengan klik link di bawah ini. Ukuran filenya juga ga terlalu besar. Oke dech, nih aku kasih link nya.

http://www.ziddu.com/download/6361512/DMasiv-MohonAmpunAku.mp3.html

Oke dech, selamat mendownload ya.

Jumat, 04 September 2009

Pesawat Discovery

Pesawat ulang-alik Discovery (kode pesawat NASA: OV-103) adalah sebuah pesawat ulang-alik (Space Shuttle) NASA.

Pertama kali diterbangkan pada 30 Agustus 1984, Discovery adalah pesawat ulang-alik ketiga dan yang tertua yang masih dioperasikan hingga saat ini. Fungsi-fungsinya adalah untuk misi-misi penelitian dan pemasangan Stasiun Luar Angkasa Internasional. Nama Discovery berasal dari nama HMS Discovery, sebuah kapal yang pernah digunakan sang penjelajah, James Cook.

Hingga Juli 2005, Discovery telah mengadakan 31 penerbangan, menghabiskan 241,95 hari di angkasa, menyelesaikan 3.808 orbit dan terbang sejauh 158.859.429 km.

Discovery adalah pesawat ulang-alik yang meluncurkan Teleskop Hubble. Selain itu, pada 29 Oktober 1998, pesawat ini juga membawa astronot John Glenn yang saat itu berusia 77 tahun, ke angkasa, membuatnya menjadi manusia tertua yang pernah mengangkasa.

Dalam misi luar angkasa pertama NASA setelah meledaknya Columbia, STS-114, ditemukan bahwa sepotong busa untuk insulasi lepas dari pesawat saat peluncuran. Misi yang berlangsung dari 26 Juli 2005 tersebut berhasil diselesaikan pada 9 Agustus 2005, sehari terlambat dari jadwal. Setelah kejadian tersebut, NASA menunda seluruh peluncuran yang telah direncanakan hingga masalahnya dipecahkan.

Pada tanggal 4 Juli 2006, NASA tetap meluncurkan pesawat angkasa luar Discovery, meskipun sebelumnya timbul kekhawatiran karena munculnya gangguan teknis pada tubuh pesawat.

Discovery rencananya akan dipensiunkan pada tahun 2010.

Sumber : wikipedia

Rabu, 02 September 2009

Saykoji - Copy My Style (Again)


Sikap Malaysia yang akhir - akhir ini sering mengaku budaya Indonesia sebagai budaya Malaysia membuat masyarakat Indonesia gerah. Begitu pula dengan penyanyi Raper Saykoji. Cara Saykoji menunjukkan kekesalannya adalah dengan melalui media lagu. Saykoji membuat sebuah lagu yang berjudul Copy My Style (Again). Lagu ini merupakan sentilan kepada Malaysia karena sering mengaku - ngaku budaya Indonesia sebagai kebudayaan mereka.

Didalam lagu ini Saykoji juga mengungkapkan kekesalannya kepada penyanyi Malaysia yang telah mengaku hasil karya Saykoji sebagai hasil karyanya.

Nah, buat yang mau mendengarkan lagu ini, bisa di download melalui link di bawah ini.

http://www.ziddu.com/download/6319773/Saykoji-CopyMyStyleAgain.mp3.html

Selamat Mendownload

Jumat, 28 Agustus 2009

Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (bahasa Inggris: International Space Station, ISS) adalah sebuah gabungan renacana stasiun luar angkasa, khususnya Mir 2 Rusia, Stasiun Luar Angkasa Freedom Amerika Serikat dan Fasilitas orbital Columbus Eropa, mewakilkan kehadiran manusia tetap di luar angkasa: telah ditempati oleh paling tidak dua orang sejak 2 November 2000. Setiap kali pergantian awak, keempat awak lama dan baru ada di sana dan juga paling tidak satu pengunjung lainnya.

ISS merupakan projek gabungan dari 16 negara: AS, Rusia, Jepang, Kanada, Brasil dan 11 negara dari Uni Eropa. Dan agensi luar angkasa mereka adalah NASA Amerika, Russian Federal Space Agency, Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Canadian Space Agency (CSA/ASC), Brazilian Space Agency (Agência Espacial Brasileira) (AEB) dan European Space Agency (ESA).
Stasiun luar angkasa ini terletak di orbit sekitar Bumi dengan ketinggian sekitar 360 km, sebuah tipe orbit yang biasanya disebut orbit Bumi rendah. (Ketinggian persisnya bervariasi sejalan dengan waktu sekitar beberapa kilometer dikarenakan seretan atmosfer dan "reboost". Stasiun ini, rata-rata, kehilangan ketinggian 100 meter perhari.) Dia mengorbit Bumi dengan periode 92 menit; pada 1 Desember 2003 dia telah menyelesaikan 33.500 orbit sejak peluncurannya.

Dia utamanya dilayani oleh Pesawat ulang-alik, dan Soyuz dan Pesawat luar angkasa Progress. Pada 2005 dia masih dalam pembuatan dan berkapasitas 3 awak. Sejauh ini, seluruh awak tetap datang dari program luar angkasa Rusia atau AS. Tetapi ISS telah dikunjungi oleh banyak astronot, beberapa dari mereka bukan dari dua negara di atas (dan juga oleh 2 turis luar angkasa).

Nama "Stasiun Luar Angkasa Internasional" (disingkat "MKS" dalam bahasa Rusia) menandakan sebuah penyelesaian netral mengakhiri perselisihan pendapat tentang namanya. Awalnya ingin dinamakan "Stasiun Luar Angkasa Alpha" namun ditolak oleh Rusia, karena akan dikira stasiun itu adalah sesuatu yang baru, namun Uni Soviet telah mengoperasikan delapan stasiun orbital jauh sebelum ISS diluncurkan (lihat Stasiun Luar Angkasa). Usulan Rusia kepada namanya adalah "Atlant" ditolak oleh Amerika Serikat karena khawatir kemiripan nama dengan Atlantis, nama benua legenda yang tenggelam ke lautan. Penggunaan Atlantis juga akan menyebabkan kebingungan dengan Pesawat ulang alik Atlantis.
  • Sejarah
Awalnya direncanakan sebagai sebuah "Stasiun Angkasa Freedom" NASA dan dipromosikan oleh Presiden Reagan, dan kemudian diketahui terlalu mahal. Setelah berakhirnya Perang Dingin, dia diadakan kembali sebagai proyek gabungan NASA dan Rosaviakosmos Russia. Pada 1 Desember 1987, NASA mengumumkan empat nama perusahaan AS yang akan diberikan kontrak untuk menolong membuat bagian buatan-AS dari Stasiun Angkasa: Boeing Aerospace, Astro-Space Division General Electric, McDonnell Douglas, dan Rocketdyne Division Rockwell.


Seksi pertama ditaruh di orbit pada 1998. Dua bagian lainnya ditambahkan sebelum awak pertama dikirim. Awak pertama tiba pada 2 November, 2000 dan terdiri dari astronot AS William Shepherd dan dua kosmonot Russia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev. Mereka memutuskan untuk memanggil stasiung angkasa tersebut "Alpha" tetapi penggunaan nama tersebut dibatasi hanya misi mereka.

ISS ternyata jauh lebih mahal dari perkiraan awal NASA dan jadwalnya sering terlambat. Pada 2003 dia masih belum bisa menempatkan tujuh awak seperti yang diperkirakan, dan oleh karena itu membatasi jumlah ilmiah yang dapat dilakukan dan membuat partner Eropa dalam proyek tersebut marah. Pada Juli 2004 NASA setuju untuk menyelesaikan stasiun ke tahap di mana dia akan dapat ditempati oleh 4 awak dan akan meluncurkan seksi tambahan seperti modul eksperimen Jepang. NASA akan melanjutkan menangani konstruksi dan Rusia akan terus meluncurkan dan mengganti awak stasiun.

Menurut konfigurasi pada 2003, stasiun ini memiliki massa 187,016 kg dan memiliki tempat hidup 425 m³. Ukurannya adalah panjang 73m, lebar 52m, dan tinggi 27,5 m. Operasi telah melibatkan 16 Space Shuttle Amerika dan 22 Russia. Penerbangan Rusia, 8 diantaranya berawak dan 14 tidak berawak. Konstruksi membutuhkan 51 jalan angkasa, 25 di antaranya menggunakan-shuttle dan 26 menggunakan-ISS. Jumlah waktu jalan angkasa di statsiun telah mencapai 318 jam, 37 menit.


Awalnya direncanakan sebagai sebuah "Stasiun Angkasa Freedom" NASA dan dipromosikan oleh Presiden Reagan, dan kemudian diketahui terlalu mahal. Setelah berakhirnya Perang Dingin, dia diadakan kembali sebagai proyek gabungan NASA dan Rosaviakosmos Russia. Pada 1 Desember 1987, NASA mengumumkan empat nama perusahaan AS yang akan diberikan kontrak untuk menolong membuat bagian buatan-AS dari Stasiun Angkasa: Boeing Aerospace, Astro-Space Division General Electric, McDonnell Douglas, dan Rocketdyne Division Rockwell. Kosmonot Sergei Krikalev di dalam Zvezda Service Module, November 2000 Kosmonot Sergei Krikalev di dalam Zvezda Service Module, November 2000

Seksi pertama ditaruh di orbit pada 1998. Dua bagian lainnya ditambahkan sebelum awak pertama dikirim. Awak pertama tiba pada 2 November, 2000 dan terdiri dari astronot AS William Shepherd dan dua kosmonot Russia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev. Mereka memutuskan untuk memanggil stasiung angkasa tersebut "Alpha" tetapi penggunaan nama tersebut dibatasi hanya misi mereka.

ISS ternyata jauh lebih mahal dari perkiraan awal NASA dan jadwalnya sering terlambat. Pada 2003 dia masih belum bisa menempatkan tujuh awak seperti yang diperkirakan, dan oleh karena itu membatasi jumlah ilmiah yang dapat dilakukan dan membuat partner Eropa dalam proyek tersebut marah. Pada Juli 2004 NASA setuju untuk menyelesaikan stasiun ke tahap di mana dia akan dapat ditempati oleh 4 awak dan akan meluncurkan seksi tambahan seperti modul eksperimen Jepang. NASA akan melanjutkan menangani konstruksi dan Rusia akan terus meluncurkan dan mengganti awak stasiun.

Menurut konfigurasi pada 2003, stasiun ini memiliki massa 187,016 kg dan memiliki tempat hidup 425 m³. Ukurannya adalah panjang 73m, lebar 52m, dan tinggi 27,5 m. Operasi telah melibatkan 16 Space Shuttle Amerika dan 22 Russia. Penerbangan Rusia, 8 diantaranya berawak dan 14 tidak berawak. Konstruksi membutuhkan 51 jalan angkasa, 25 di antaranya menggunakan-shuttle dan 26 menggunakan-ISS. Jumlah waktu jalan angkasa di statsiun telah mencapai 318 jam, 37 menit.


Sumber : Wikipedia

Jumat, 14 Agustus 2009

Hujan Meteor Langka

Hujan meteor Quadrantid sangat jarang dan sulit diprediksi. Kesempatan terbesar untuk melihat hujan meteor Quadrantid dalam jumlah besar akan terjadi pada 3 Januari 2009 sebelum matahari terbit.
Sekali dalam tiga tahun, berdasarkan perubahan rotasi bulan dan posisi relatifnya terhadap bumi merupakan puncak hujan meteor. Tetapi astronom mengatakan, pada 2009 kondisi untuk melihat keajaiban hujan meteor akan sangat ideal.

Menurut perhitungan International Meteor Organization, pengamat yang beruntung dapat melihat satu hingga dua meteor tiap menit beberapa jam sebelum matahari terbit pada 3 Januari.

Ilmuwan mengatakan meskipun kondisinya kurang mendukung, 15 hingga 30 pancaran meteor bisa dilihat di angkasa. Waktu yang direkomendasikan untuk melihat adalah sebelum matahari bersinar karena intensitasnya paling tinggi. (inilah.com)


Sumber : http://karodalnet.blogspot.com/2008/12/hujan-meteor-langka-3-januari-2009.html

Gelembung Langit Misterius


Sebuah obyek misterius terekam nun jauh di luar angkasa. Para astronom menyebutnya sebagai gelembung primordial yang diberi nama Himiko, diambil dari nama ratu Kerajaan Jepang kuno yang juga sama misteriusnya.

Disebut demikian karena obyek raksasa tersebut terbentuk tak lama setelah alam semesta terbentuk yang diawali dengan Ledakan Besar (Big Bang). Ukurannya sangat besar, berupa gas yang massanya 40 miliar kali massa matahari dan berdiameter setengah kali Galaksi Bima Sakti.

Usianya pun sangat tua sekitar 12,9 miliar tahun cahaya (tahun cahaya setara dengan 9,5 triliun kilometer). Struktur Himiko yang belum terungkap bisa memberi gambaran awal pembentukan galaksi saat alam semesta masih sangat muda dan baru berusia sekitar 800 juta tahun.

“Saya belum pernah mendengar obyek sejenis lainnya yang terbentuk pada jarak sejauh ini,” ujar Masami Ouchi, peneliti dari Carnegie Institution, California, AS. Obyek tersebut mungkin mirip gelembung Lyman-Alpha yang terbentuk antara 2-3 miliar tahun.

Himiko terbentuk di akhir epos reionisasi yang berlangsung antara 200 juta dan satu miliar tahun sejak Big Bang. Saat itu, alam semesta baru saja lahir dan baru membentuk bintang-bintang dan galaksi.

Bentuknya yang seperti gelembung mungkin berupa gas terionisasi yang mengelilingi lubang hitam raksasa supermasif atau kumpulan gas dingin. Namun, bisa jadi Himiko merupakan hasil tabrakan dua galaksi muda yang menyatu, galaksi tunggal raksasa, atau lokasi pembentukan bintang yang sangat aktif.

Himiko pertama kali terekam menggunakan teleskop Subaru di Hawaii tahun 2007. Ouchi dan timnya kemudian melakukan pengamatan lebih seksama menggunakan instrumen spektrografi Keck/DEIMOS dan Magellan/IMACS. Dari pengamatan tersebut, terdeteksi kandungan hidrogen terionisasi, jarak, dan umur obyek misterius tersebut.

“Kami berencana melakukan pengamatan inframerah dengan teleskop ruang angkasa Hubble untuk memastikan, apakah ada ciri-ciri penggabungan obyek-obyek atau tidak,” ujar Ouchi. Namun, hal tersebut baru dapat dilakukan seusai Hubble diperbaiki dalam misi penerbangan pesawat ulang alik Atlantis yang dijadwalkan bulan depan.

Sumber :
http://sains.kompas.com/read/xml/2009/04/30/21353575/Gelembung.Langit.Misterius.Berusia.12.9.Miliar.Tahun

Kamis, 30 Juli 2009

Domino - Cinta Terakhir


Lagi bingung mau ngapain, mending download lagu baru aja. Ada lagu baru nih dari Domino. Setelah single pertama yang berjudul Siapa Yang Pantas, kali ini Domino meluncurkan hit single ke duanya yang berjudul Cinta Terakhir.

Oke dech, yang mau donwload bisa di download pada link di bawah ini.

Download Disini


Selamat Mendownload


Recover My Photos

Udah lama ga posting - posting. Bwt hari ini enaknya posting apa ya?? Saya kasih software z gmna ???

Nah, kali ini saya mau posting tentang Recover My Photos. Pernah ga sich kita nyimpen gambar terus tau - tau ilang dengan sendirinya? Atau ga sengaja ke hapus atau terkena virus? Pasti kesel donx. Nah, kalo udah kaya gitu mau gimana lagi? Eits, tapi tunggu dulu, jangan mudah nyerah donx. Sekitar seminggu yang lalu, saya lagi browsing software, eh dapat software namanya Recover My Photos.

Tau ga fungsinya bwt apa? Sesuai dengan namanya, software ini berfungsi buat ngembaliin foto - foto yang udah terhapus, baik secara sengaja, tidak sengaja, ataupun yang diakibatkan oleh virus.

Gmna? Keren kan? Selain itu, ukuran file nya juga ga terlalu besar, cuma sekitar 3 MB an.

Nah, buat yang mau coba Recover My Photos, bisa di download dengan meng klik link di bawah ini.


Download Di Sini


Selamat Mendownload

Senin, 20 Juli 2009

Opick feat Amanda - Maha Melihat

Nah, berhubung hari ini peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, saya mau kasih lagu religi. Tau gx lagu soundtrack na mega sinetron Manohara? Nah, q mau kasih lagu ntu. Ntu merupakan lagu dari Opick feat Manda yang berjudul Maha Melihat.

Oke dech, kalo gitu ga usah lama-lama, silahkan yang mau coba dengerin lagunya Opick feat Amanda yang berjudul Maha Melihat, dapat mendownload pada link di bawah ini.

http://rapidshare.com/files/254033678/Opick_Feat_Amanda_-_Maha_Melihat.mp3


Selamat mendownlaod.



Minggu, 19 Juli 2009

MP3 Mbah Surip - Bangun Tidur

Bangun tidur, tidur lagi, bangun lagi, tidur lagi, bangun...tidur lagi.

Hhhhaaaa,,,,,, siapa sih yang ga tau sama lagu itu. Lagu yang bisa di bilang cukup terkenal saat ini. Hampir di setiap penjual kaset CD maupun VCD, masti memutar lagu itu. Setelah lagu Tak Gendong juga berhasil memikat masyarakat, sekarang Mbah Surip menyanyikan single keduanya yang berjudul Bangun Tidur. Dan hasilnya, tak kalah seperti lagu Tak Gendong.

Nah, buat yang belum punya lagunya dan ingin mencoba mendengarkan, Anda bisa downlaod lagunya pada link di bawah ini.

http://www.4shared.com/file/110114649/6f57d89d/Mbah__Surip_-_Bangun_Tidur.html


Selamat mendownload.

Portable Photoshop CS 4

Sebelum nulis tentang artikel kali ini, saya mau ngucapin turut berbela sungkawa atas kejadian dua bom di Jakarta. Semoga bagi korban yang meninggal, semua amal perbuatannya dapat diterima oleh Tuhan, dan bagi keluarga yang di tinggalkan, mendapat ketabahan. Amien.

Oke dech, kali ini saya mau posting tentang Portable Photoshop CS 4. Photoshop merupakan software yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Terutama bagi mereka yang bekerja pada bidang digital imaging. Software photoshop ini sangat membantu bagi kita yang ingin mengedit foto.

Jika kita mendownload software photoshop, ukurannya sangat besar, lebih dari 200 MB. Namun, dengan portable photoshop cs 4 ini, ukuran filenya hanya sekitar 84 MB. Sehingga kita dapat mendownloadnya lebih cepat dibanding kita harus mendownlaod software adobe photoshop cs 4.

Oke dech, langsung aja saya kasih link nya. Buat yang mau coba portable photoshop cs 4, Anda dapat mendownloadnya pada link di bawah ini.

http://www41.indowebster.com/c5320f9cff7c1ed17ea90cb9650d1579.rar

Selamat mendownload.

Jumat, 17 Juli 2009

Ledakan Lubang Hitam

Bulan Januari 2001, fisikawan yang terkenal dari Universitas St. Andrew yakni Nel Ryan Harther mengumumkan bahwa ia dan peneliti Inggris lainnya akan menciptakan sebuah lubang hitam di ruang laboratorium, ketika itu tidak ada yang merasa terkejut terhadap hal demikian.

Namun, beberapa hari yang lalu sebuah harian di Rusia mengumumkan ramalan ilmuwannya bahwa lubang hitam tidak saja dapat dibuat dalam ruang laboratorium, bahkan 50 tahun kemudian, ledakan lubang hitam yang mempunyai energi mahadahsyat akan membuat bom atom yang mengerikan manusia sekarang juga terbukti lebih buruk, menjadi pediatri yang tidak patut dipersoalkan.

Pertimbangan manusia menciptakan lubang hitam sebenarnya paling awal abad ke-20 tahun 80-an dikemukakan oleh Profesor William Anroe dari Universitas British, Columbia, ia berpendapat, bahwa manifestasi gelombang suara dalam zat cair dengan manifestasi cahaya dalam lubang hitam sangat mirip, jika membuat kecepatan cairan melampaui kecepatan bunyi, maka pada kenyataannya telah membentuk sebuah gejala lubang hitam buatan dalam cairan tersebut.

Sekalipun demikian, Dr. Ryan Harther berencana bahwa lubang hitam buatan yang tercipta oleh karena kekurangan gravitasi yang cukup, selain cahaya, mereka tidak dapat menelan semua benda yang ada di sekeliling seperti lubang hitam yang sebenarnya.

Sebaliknya, ilmuwan Rusia Alexander Delofmankov malah berpendapat, bahwa lubang hitam alam semesta sesungguhnya yang dapat menelan segala benda juga dapat secara keseluruhan “menciptakannya” melalui ruang laboratorium: Sebuah lubang hitam yang berukuran inti atom, energinya akan melampaui sebuah pabrik nuklir.

Jika manusia, pada suatu hari nanti benar-benar menciptakan bom lubang hitam, maka energi yang ditimbulkan sebuah bom lubang hitam setelah meledak, akan setara dengan ledakan bom atom yang tak terhingga kelipatannya secara bersamaan, paling tidak ia dapat mengakibatkan kematian 1 miliar jiwa.

Bagi mayoritas orang, lubang hitam yang menakutkan adalah hal yang sangat jauh di alam semesta, masih sangat jauh meninggalkan kita. Namun, Delofmankov berpendapat, sebenarnya kerabat kecil lubang hitam alam semesta –lubang hitam mini ada di mana-mana di atas bumi, bahkan mendatangkan sejumlah besar masalah dan bencana pada manusia.

Beberapa ilmuwan Rusia menganggap, bahwa beberapa fenomena misterius di atas bumi berhubungan dengan lubang hitam mini, seperti misalnya letusan gunung berapi, energi dan panas gunung berapi selalu merapat di tempat tertentu di atas bumi, lagi pula tak kunjung habis. Beberapa ilmuwan bahkan curiga, bahwasannya adalah energi mataharilah yang telah menyampaikannya ke tempat yang dalam di bumi melalui lubang hitam.

Sebelum ini, beberapa fisikawan mengenali bahwa di atas matahari tidak hanya terdapat energi nuklir, bahkan ada lubang hitam mini, lagi pula setiap bagian dalam planet mungkin terdapat lubang hitam mini.

Senin, 13 Juli 2009

MP 3 ST 12 - Isabella


Waduh, udah dua minggu nih ga posting, gara - gara keasyikan liburan dan komputer ku rusak, jadi ga sempet posting - posting dech. Nah, buat postingan perdana di bulan Juli ini, gue mu kasih lagu baru neh. Coba dech di download dulu, kali aja suka. He,,,,,

Tau lagu Isabella? Tapi bukan lagu Isabella yang dibawain sama grup band yang dulu. Kayanya kalo yang suka lagu jadul, pasti tau lagu itu. Tapi, lagu yang ini beda dari lagu isabella sebelumnya. Udah dech, gx usah banyak ngomong, mending langsung dicoba dengerin aja.

Yang mau coba dengerin lagunya, silahkan download lagunya di link di bawah ini.

http://www.4shared.com/file/113394874/7c052abe/ST_12_-_Isabella.html

Selamat mendownload


Minggu, 28 Juni 2009

Mozilla Firefox



Siapa sih yang ga tau sama software Mozilla Firefox? Buat para pengguna internet mozilla merupakan software yang sudah tidak asing lagi. Kebanyakan para pengguna internet menggunakan software browser mozilla, meskipun ada yang tidak menggunakan mozilla, namun umumnya para pengguna internet menggunakan mozilla sebagai software browser.

Tentu ada alasan mengapa para pengguna internet umumnya menggunakan mozilla sebagai software web nya. Beberapa kelebihan mozilla diantaranya mozilla dapat membuka web lain tanpa harus menutup atau membuka lembar baru. Tentunya kita sudah tahu jika itu disebut dengan New Tab. Meskipun saat ini hampir semua software browser telah memiliki fasilitas new tab, bisa dikatakan jika mozilla lah pencetus New Tab tersebut.

Nah, buat Anda yang belum punya software mozilla dan ingin mencoba berinternet dengan software browser mozilla, Anda dapat mendownload nya pada link yang saya sediakan di bawah ini. . Oke dech, semoga bermanfaat.


download disini

Sabtu, 27 Juni 2009

JetAudio


Bosen dengan windows media player? Mau coba media player yang baru? Mungkin yang satu ini bisa buat Anda gx bosen dengan media player yang gitu2 aja. Adalah JetAudio Basic yang merupakan salah satu media player selain windows media player yang dapat memutar musik dan video. Jet audio ini bukan merupakan product keluaran dari windows.

Selain dapat memutar file musik dan video seperti WAV, MP3, MP3Pro, OGG, WMA, MPEG, AVI, WMV, MIDI, RM dan lain lain, Jet Audio juga mempunyai fasilitas yang dapat memburn CD dan mengconvert dari satu format ke format yang lain.

Buat yang mau download, silahkan download link di bawah ini.

Download.com

Jumat, 26 Juni 2009

AS Luncurkan Ulang Alik Militer Tahun 2010


WASHINGTON - Angkatan udara Amerika Serikat, US Air Force (USAF) mengungkapkan rencana mereka untuk mengorbitkan sebuah pesawat ulang alik militer bernama X-37B tahun depan.

"Setelah berulang kali tertunda, proyek ini akhirnya bisa segera diwujudkan. X-37B dipastikan akan meluncur pada Januari 2010," kata Kapten Elizabeth Aptekar dari USAF.

Pesawat bersayap yang terlipat di dalam selubung roket Atlas V Evolved Expendable Launch Vehicle (EELV) itu akan meluncur dari Cape Canaveral, Florida. X-37B akan mengitari bumi kemudian mendarat tanpa panduan pilot di California.

"Pesawat kini telah siap untuk proses pengapalan dan X-37B siap menjelalajah. Persiapan sebelum peluncuran akan memakan waktu selama 60 hari," kata Aptekar seperti yang dikutip dari Space.com, Minggu (7/6/2009).

Sebelumnya, X-37B yang memiliki panjang badan pesawat 27,5 kaki dan panjang sayap 15 kaki serta bobot seberat 5 ton ini digunakan untuk mengisi persediaan di wahana antariksa. Namun pesawat tersebut kemudian berganti fungsinya menjadi roket Delta.

Kemudian pada Juli 1999, Boeing Phantom Works mulai mengembangkan X-37 melalui sebuah kontrak kerja sama dengan NASA. Kontrak tersebut termasuk peralatan uji pendaratan X-37 yang dirancang khusus untuk pesawat antariksa.

Peluncuran X-37B memiliki mini untuk menguji coba segala kemungkinan melalui eksperimen dan teknologi. Termasuk menguji sistem proteksi termal dengan suhu tinggi yang tahan lama, mudah disimpan, bahan bakar cair yang tidak beracun serta model aerodinamis terbaru.

"Semua itu sudah disesuaikan unutk pesawat antariksa bekas pakai di masa yang akan datang," tandas Aptekar.

Sumber : techno.okezone

Selasa, 23 Juni 2009

Bulan Makin Menjauh Dari Bumi?


Pada suatu masa, jutaan tahun ke depan keturunan kita tidak akan bisa melihat bulan seperti sekarang. Tidak ada lagi fenomena gerhana matahari ataupun bulan total, kecuali dalam jejak rekam sejarah sains. Lambat, tetapi pasti bulan semakin bergerak menjauh dari bumi.

Bukan tanpa alasan Neil Armstrong—manusia pertama yang menginjakkan kakinya di bulan—meninggalkan jejak panel reflektor yang terdiri atas 100 cermin beberapa menit sebelum dia meninggalkan bulan pada 21 Juli 1969. Reflektor inilah yang kemudian menuntun manusia pada penemuan fakta mencengangkan.

Memanfaatkan reflektor yang tertinggal di bulan, Prof Carrol Alley, fisikawan dari University of Maryland, Amerika Serikat, mengamati pergerakan orbit bulan. Caranya adalah dengan menembakkan laser dari observatorium ke reflektor di bulan. Di luar dugaan, dari hasil pengamatan tahunan, jarak bumi-bulan yang terekam dari laju tempuh laser bumi-bulan terus bertambah.

Diperkuat sejumlah pengamatan di McDonald Observatory, Texas, AS, dengan menggunakan teleskop 0,7 meter diperoleh fakta bahwa jarak orbit bulan bergerak menjauh dengan laju 3,8 sentimeter per tahun.

Para ahli meyakini, 4,6 miliar tahun lalu, saat terbentuk, ukuran bulan yang terlihat dari bumi bisa 15 kali lipat daripada sekarang. Jaraknya saat itu hanya 22,530 kilometer, seperduapuluh jarak sekarang (385.000 km).

Seandainya manusia sudah hidup pada masa itu, hari-hari yang dijalankan terasa lebih cepat. Hitungan kalender pun bakal berbeda. Bagaimana tidak, jika dalam sebulan waktu edar mengelilingi bumi hanya 20 hari, bukan 29-30 hari seperti sekarang. Rotasi bumi ketika itu pun berlangsung lebih cepat, hanya 18 jam sehari.


Jutaan tahun dari sekarang, seiring dengan menjauhnya bulan, hari-hari di bumi pun akan semakin lama, hingga mencapai 40 hari dalam sebulan. Hari pun bisa berlangsung semakin lama, hingga 30 jam. Lantas, mengapa ini bisa terjadi?

Takaho Miura dari Universitas Hirosaki, Jepang, dalam jurnal Astronomy & Astrophysics mengemukakan, jika bumi dan bulan, termasuk matahari, saling mendorong dirinya. Salah satunya, ini dipicu interaksi gaya pasang surut air laut.

Gaya pasang surut yang diakibatkan bulan terhadap lautan di bumi ternyata berangsur-angsur memindahkan gaya rotasi bumi ke gaya pergerakan orbit bulan. Akibatnya, tiap tahun orbit bulan menjauh. Sebaliknya, rotasi bumi melambat 0,000017 detik per tahun.

Stabilitas Iklim

Fakta menjauhnya orbit bulan ini menjadi ancaman tidak hanya populasi manusia, tetapi juga kehidupan makhluk hidup di bumi. Pergerakan bulan, seperti diungkapkan Dr Jacques Laskar, astronom dari Paris Observatory, berperan penting menjaga stabilitas iklim dan suhu di bumi.

”Bulan adalah regulator iklim bumi. Gaya gravitasinya menjaga bumi tetap berevolusi mengelilingi matahari dengan sumbu rotasi 23 derajat. Jika gaya ini tidak ada, suhu dan iklim bumi akan kacau balau. Gurun Sahara bisa jadi lautan es, sementara Antartika menjadi gurun pasir,” ucapnya kepada Science Channel.

Sejumlah penelitian menyebutkan, pergerakan bulan juga berpengaruh terhadap aktivitas makhluk hidup. Terumbu karang, misalnya, biasa berkembang biak, mengeluarkan spora, ketika air pasang yang disebabkan bulan purnama tiba.

Bulan penuh juga dipercaya meningkatkan perilaku agresif manusia. Di Los Angeles, AS, kepolisian wilayah setempat biasanya akan lebih waspada terhadap peningkatan aktivitas kriminal saat purnama.

Menjauhnya bulan dari bumi diyakini ahli geologis juga berpengaruh terhadap aktivitas lempeng bumi. Beberapa ahli telah lama menghubungkan kejadian sejumlah gempa dengan aktivitas bulan.

”Kekuatan yang sama yang menyebabkan laut pasang ikut memicu terangkatnya kerak bumi,” ucap Geoff Chester, astronom yang bekerja di Pusat Pengamatan Angkatan Laut AS, seperti dikutip dari National Geographic.

Beberapa kejadian gempa besar di Tanah Air yang pernah tercatat diketahui juga terkait dengan pergerakan bulan. Gempa-tsunami Nanggroe Aceh Darussalam (2004), Nabire (2004), Simeuleu (2005), dan Nias (2005) terjadi saat purnama. Gempa Mentawai (2005) dan Yogyakarta (2005) terjadi pada saat bulan baru dan posisi bulan di selatan.

Misi Terbaru NASA

Kini, bulan sebagai tetangga terdekat bumi kembali menjadi perhatian riset astronomi di dunia. Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) pada Jumat (19/6) meluncurkan wahana LCRoS (Lunar Crater Observation and Sensing Satellite) di Cape Canaveral, AS. Wahana ini adalah bagian dari misi Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO), yaitu persiapan program mengembalikan astronot ke bulan tahun 2020 setelah terakhir dilakukan pada 1969-1972 (Reuters, 18/6).

Sasaran utama misi LCRoS untuk memastikan ada tidaknya air beku yang dipercaya berada di kawasan kawah gelap dekat kutub bulan. Dibantu dengan LRO yang memetakan permukaan di bulan secara detail, kedua misi baru ini mengisyaratkan hal besar: menancapkan tonggak baru soal kemungkinan membangun koloni di luar bumi!

Namun, dengan penuh kerendahan hati, Craig Tooley, LRO Project Manager, mengatakan, ”Pengetahuan kita tentang bulan secara keseluruhan saat ini masih minim. Kita punya peta lebih baik tentang Mars, tetapi tidak untuk bulan kita sendiri.”

Sumber: apakabardunia

Ada Danau Di Planet Mars?


Ngarai dalam dan panjang serta bekas pantai barangkali merupakan bukti paling jelas mengenai keberadaan danau di permukaan Mars –yang diduga pernah berisi air tapi kini sudah kering, kata beberapa ilmuwan, Rabu (18/6).

“Gambar dari sebuah kamera High Resolution Imaging Science Experiment di pesawatReconnaissance Orbiter menunjukkan air memotong ngarai sepanjang 50 kilometer,” kata tim ilmuwan di University of Colorado, Boulder.

Danau itu diduga memiliki ukuran 200 kilometer persegi dan kedalaman 450 meter, tulis para peneliti tersebut di jurnal Geophysical Research Letters.

Sekarang tak ada perdebatan bahwa air memang ada di permukaan Mars –robot peneliti telah menemukan es. Juga ada bukti bahwa air mungkin masih merembes ke permukaan dari bawah tanah, kendati air itu segera hilang akibat cuaca dingin, asmosfir tipis Planet Merah tersebut.

Beberapa ilmuwan peneliti planet juga telah melihat apa yang boleh jadi merupakan tepi sungai raksasa dan laut –tapi sebagian bentuk itu juga dapat diperdebatkan dan diduga terbentuk oleh longsoran tanah kering. “Ini adalah bukti pertama yang tak meragukan mengenai garis pantai di permukaan Mars,” kata Gaetano Di Achille, yang memimpin studi tersebut.


“Pengidentifikasian jalur pantai dan bukti ekologi yang menyertai memungkinkan kami menghitung ukuran dan volume danau itu, yang tampaknya terbentuk sekitar 3,4 juta tahun lalu,” kata Di Achille dalam satu pernyataan.

Air adalah kunci bagi kehidupan dan para ilmuwan mencari dengan sia-sia bukti mengenai kehidupan, baik pada waktu lalu maupun sekarang, di Mars. Keberadaan air di planet itu juga dapat bermanfaat bagi peneylitian manusia pada masa depan.

“Di Bumi, delta dan danau adalah pengumpul yang sangat bagus dan pelestari tanda kehidupan masa lalu,” kata Di Achille. “Jika kehidupan pernah ada di Mars, delta mungkin menjadi kuncil guna membuka rahasia biologi masa lalu di Mars,” kata Di Achille.

“Bukan hanya penelitian ini membuktikan bahwa ada sistem danau yang lama hidup di Mars, tapi kita juga dapat melihat bahwa danau yang terbentuk setelah kondisi hangat, basah diduga telah hilang,” kata asisten profesor, Brian Hynek.

Danau tersebut barangkali telah menguap atau membeku selama perbuahan iklim singkat, kata para peneliti itu. “Airnya diduga telah berubah menjadi uap.. Tak seorang pun mengetahui apa yang mengubah Mars dari planet yang hangat dan lembab menjadi seperti sekarang — gurun beku tanpa udara.”

Sumber : apakabardunia

Sabtu, 20 Juni 2009

Awak Atlantis Mulai Perbaikan Hubble


CAPE CANAVERAL - Para awak pesawat ulang alik Atlantis telah berhasil mencapai teleskop luar angkasa Hubble dan segera memulai perbaikan teleskop yang penuh risiko.

Sebelumnya, sempat terjadi kerusakan pada bagian bawah pesawat karena terjadi benturan dengan sampah luar angkasa.

Dalam pemeriksaan selama sepuluh jam terhadap bagian pelindung pesawat, ketujuh awak Atlantis menemukan adanya robekan pada bagian itu. Kerusakan terjadi di sayap kanan pesawat dan kemungkinan terjadi ketika Atlantis melewati orbit.

Namun seperti yang telah disebutkan juru bicara NASA kemarin, kerusakan tersebut telah diperbaiki dan tidak mengancam misi penerbangan.

News Yahoo, Kamis (14/5/2009) melansir, pada saat pertama kali menyentuh Hubble, para awak Atlantis mengaku sangat takjub menemukan bahwa teleskop yang telah lama mengorbit itu masih dalam kondisi yang sangat baik.

"Ini adalah pemandangan yang menakjubkan. Hubble yang telah mengorbit di luar angkasa selama 19 tahun nampak masih dalam kondisi yang sangat baik dan sangat fantastik," demikian laporan John Grunsfeld, salah satu awak misi perbaikan teleskop.

Setelah awak Atlantis meninggalkan selesai memperbaiki Hubble minggu depan, tidak akan ada lagi misi penerbangan ke Hubble berikutnya. Pasalnya, misi kali ini merupakan misi perbaikan Hubble ke lima sekaligus yang terakhir kalinya.

Oleh karenanya NASA sangat fokus mempersiapkan misi ini dan rela mengeluarkan dana lebih dari USD1 miliar. Manajer misi penerbangan NASA pun memilih dua astronot handal yang sebelumnya sudah pernah ke Hubble. Kedua astronot itu adalah Michael Massimino dan John Grunsfeld yang sudah tiga kali melakukan misi ke Hubble.

Atlantis berangkat dari Bumi sejak Senin 11 Mei lalu dan akan melakukan misi perbaikan Hubble selama 11 hari. Perbaikan ini akan memperpanjang kinerja Hubble hingga lima tahun ke depan.

Sumber : tekhno.okezone

2 Juli, LAPAN Luncurkan Roket RX-420


JAKARTA - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan mengorbitkan roket RX-420 pada 2 Juli 2009 mendatang.

Roket bernama RX-420 ini merupakan roket terbesar milik Indonesia. Dengan begitu, peluncuran yang akan dilaksanakan di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, ini akan menjadi peluncuran roket terbesar di Indonesia untuk pertama kalinya.

"Sejak pukul 5 pagi kami telah mengadakan persiapan. Kami harapkan pukul 6 atau 7 pagi roket sudah diluncurkan. Pada jam-jam itu merupakan waktu terbaik meluncurkan roket. Karenanya cuacanya mendukung, masih tenang dan belum terlalu banyak angin," kata Kepala Pusat Teknologi Wahana Dirgantara, Yus Kadarusman Markis ketika dihubungi okezone, Jumat (19/6/2009).

Yus mengatakan nama RX-420 berarti adalah roket eksperimen dengan diameter 420 milimeter.

Lebih lanjut Yus mengatakan, tujuan peluncuran roket ini merupakan langkah awal untuk meluncurkan satelit. Roket RX-420 satu tingkat ini memiliki daya jangkau hingga 190 kilometer. Sedangkan untuk meluncurkan satelit dibutuhkan 4 tingkat roket hingga bisa mencapai 700 kilometer atau lebih.

"Untuk itu, sedikit demi sedikit kami akan terus mengembangkan dan menambah daya jangkau roket agar mencapai target," kata Yus.

Rencananya, uji coba peluncuran roket akan dilanjutkan pada 2010. Roket yang akan diluncurkan nanti merupakan gabungan dari RX 420-420. Selanjutnya pada 2011 Lapan akan meluncurkan roket gabungan 420-420-320 dan SOB 420.

Selain itu, Lapan juga melakukan kerja sama pembuatan roket dengan beberapa lembaga lainnya juga tengah dikembangkan. Adapun roket yang tengah dikembangkan diantaranya roket penangkal petir untuk melindungi fasilitas penting, dan roket untuk membuat hujan buatan.

Kamis, 18 Juni 2009

Meteor Tabrak Seorang Anak


BERLIN - Seorang anak berusia 14 tahun, warga negara Jerman, mengklaim bahwa dirinya telah ditabrak oleh meteor yang berkecepatan 30.000 mph.

Meteor berukuran sebesar biji kacang polong itu berhasil mengenai tangan kirinya dan meninggalkan sebuah luka yang cukup dalam.

"Ketika meteor tersebut menabrak, saya sempat terkejut dan tidak sadarkan diri. Bahkan ketika saya sadar, meteor tersebut sudah menyatu dengan tanah," ujar remaja bernama Gerrit Blank itu, seperti dilansir melalui Space.com, Senin (15/6/2009).

Para astronom yang meneliti kejadian ini membenarkan bahwa Blank memang terkena 'timpuk' sebuah benda yang berasal dari luar angkasa.

"Kebanyakan meteor memang langsung menguap saat berada di atmofir, untuk kemudian tercipta bintang jatuh, dan meteor biasanya tidak pernah mencapai tanah," ujar tim ilmuwan yang meneliti kejadian ini.

Menurut mereka, kebanyakan meteor yang jatuh dan menimpa bumi terbuat dari metal. Bahkan kebanyakan batu luar angkasa, meskipun mereka berukuran sebesar mobil, akan langsung terbelah atau meledak, jika meteor-meteor tersebut jatuh ke bumi.

Beberapa kejadian meteor yang menimpa rumah, mobil atau barang-barang besar yang ada di bumi memang cukup banyak. Namun para ilmuwan merasa heran jika ada manusia yang pernah tertimpa meteor dan hanya mengalami luka.

"Jika meteor mampu meledakkan rumah dan mobil, pastinya meteor akan membuat seseorang terbunuh," ujar ilmuwan

Sumber : Okezone

Rabu, 17 Juni 2009

Astronot Gunakan Twitter di Luar Angkasa


LONDON - Pamor situs microblogging Twitter kian menanjak, apalagi semakin banyak orang terkenal dan pejabat penting memanfaatkan situs ini untuk menyampaikan pesan.

Tak terkecuali para astronot yang sedang menjalankan misi ke Hubble. Salah satu astronot dalam misi ini, Mike Massimino berbagi cerita perjalanan luar angkasanya melalui Twitter.

Kemarin, Massimino memulai perjalanannya ke luar angkasa dengan pesawat ulang alik Atlantis bersama enam awak pesawat lainnya. Misi kali ini adalah untuk memperbaiki teleskop luar angkasa Hubble, demikianketerangan yang dikutip dari Daily Mail, Rabu (13/5/2009).

Melalui situs microblogging Twitter, Massimino tetap bisa berhubungan dan menyampaikan kabar ke Bumi.

"Tujuan berikutnya, menuju orbit Bumi!" kata Massimino dalam salah satu pesannya. Massimino memiliki akun Twitter bernama Astro_Mike dengan alamat Twitter.com/Astro_Mike.

Beberapa jam sebelum mengangkasa, Massimino telah menuliskan berbagai pesan yang menceritakan persiapan peluncuran di dalam pesawat Atlantis.

Dalam akun Twitternya, Massimino telah memiliki 221.119 follower dan pesan Twitternya telah di-update sejak dia berlatih untuk misi peluncuran ke Hubble di Houston pada April lalu.

Sumber:Okezone

Binatang Yang Dapat Hidup Di Luar Angkasa


Tardigrades (dikenal dengan Water Bears) merupakan bagian dari supefilum Ecdysozoa, filum Tardigrada . Ukurannya sangat kecil, hidup di air, dengan kaki berjumlah delapan.

Tardigrades pertama kali dideskripsikan oleh Eprhaim Goeze pada tahun 1773. Nama Tardigrada berarti “pejalan lambat” yang diberikan oleh Spallanzani (1777). Panjang tubuh tardigrades dewasa adalah 1,5 mm, paling kecil ukurannya 0,1 mm, larvanya berukuran 0,05 mm.

Tardigrades bisa ditemukan di semua bagian dunia, mulai dari puncak Himalaya hinngga di dasar samudera, dan dari kutub hingga di bagian ekuator.

Tempat yang paling disukai di tempat berganggang. Di pantai, tanah maupun di air dapat dijumpai binatang mini ini.

Hal yang paling menarik dari hewan ini adalah kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan yang sangat ekstrim. Tardigrades dapat bertahan di lingkungan yang beku (0oc) hingga di tempat yang bertemperatur tinggi (151oc). Bahkan dapat bertahan terhadap radiasi 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan jumlah radiasi di mana makhluk hidup lain dapat bertahan. Oleh karena itu, tardigrades dikenal sebagai hewan yang polyextremeophiles .

Dengan kemampuan tersebut, tardigrades merupakan makhluk hidup yang dapat bertahan bila terjadi perang nuklir atau bencana alam lain yang ekstrim. Bahkan tardigrades dapat hidup selama 120 tahun dalam kondisi kering.

Kemampuan unik lainnya dari tardigrades adalah dapat bertahan di keadaan angkasa luar yang hampa udara. Pada satu penelitian di September 2007, tardigrades dapat hidup selama selama 10 hari di lingkungan luar angkasa. Tardigrades yang mengangkasa menggunakan pesawat luar angkasa FOTON-M3 oleh European Space Agency, dapat bertahan hidup dapat keadaan hampa udara, terpapar sinar kosmik, dan bahkan dapat bertahan terhadap radiasi UV matahari 1000 kali lebih tinggi dibandingkan radiasi di permukaan bumi.

Sumber : apakabardunia

Senin, 08 Juni 2009

Lunar Oasis


Meski tak ada oksigen di Bulan, tumbuh-tumbuhan sudah bisa ditanam di sana. Paragon Space Development Corporation telah mengembangkan rumah kaca portabel yang dapat dipakai untuk membudidayakan tanaman di ruang angkasa.

Bentuk rumah kaca yang lebih mirip lampu taman itu hanya setinggi 46 centimeter. Tabung kaca bening diperkuat dengan alas berbentuk segitiga dari bahan aluminium. Di dalamnya terdapat media tanam dan nutrisi yang cukup untuk menumbuhkan biji tanaman jenis Brassica, sejenis caisim atau kailan yang berbunga kuning.

Miniatur rumah kaca yang didesain untuk mendukung pertanian di luar angkasa itu disebut Lunar Oasis. Uji coba pertamanya ke permukaan Bulan direncanakan tahun 2012 menggunakan pesawat buatan Odyssey Moon Ltd. yang kini masih dikembangkan.

“Mendiami Bulan atau Mars kelihatannya masih lama, namun penting untuk melakukan penelitian sejak sekarang,” ujar Jane Poynter, presiden Paragon. Apalagi, untuk menciptakan sistem pendukung kehidupan yang efisien dan layak juga membuthkan penelitian lama.

NASA berambisi mengirimkan kembali manusia ke Bulan pada tahun 2020 dan ke Mars tahun 2030. Jika tanaman bisa dibudidayakan di sana, astronot tak perlu setiap hari makan pasta dan pil. Makan sayur segar pun bisa setiap saat.

Sumber : http://sains.kompas.com/read/xml/2009/04/15/23034626/Lunar.Oasis.untuk.Bertani.di.Luar.Angkasa

Jenis Awan Baru


Para ilmuwan dari Royal Meterological Society (RMS) menemukan jenis awan yang unik. Awan ini kemudian diklaim menjadi variasi awan baru yang teridentifikasi dalam abad ini.
RMS kini tengah berupaya menyelidiki lebih jauh tentang awan yang diberi nama Asperatus ini.
Mereka tengah mengupayakan agar Asperatus bisa secara resmi masuk ke dalam daftar istilah internasional yang bisa digunakan dalam pengidentifikasian awan.
Jika berhasil, ini adalah pertamakalinya variasi awan diklasifikasikan sejak 1953, demikian keterangan yang dikutip dari BBC.

Jenis awan baru ini berbentuk awan gelap yang bergulung-gulung di angkasa dan sudah sering ditemukan di berbagai lokasi di seluruh dunia.

“Jika dilihat dari bawah, awan ini sedikit terlihat seperti riak-riak ombak kecil yang terputus-putus,” kata Gavin Pretor-Pinney, pendiri Cloud Appreciation Society, sekaligus penemu Asperatus.

“Kami mencoba mengidentifikasi dan mengklasifikasikan setiap foto awan yang kami temukan. Ketika melihat Asperatus, kami melihat ada ciri-ciri khusus yang belum pernah kami temukan dalam kategori awan sebelumnya. Oleh karenanya pada saat itu saya mulai berpikir bahwa kemungkinan besar ini adalah jenis awan baru,” terang Gavin.

Lebih lanjut Gavin menjelaskan, diberi nama Asperatus karena permukaan bawah Asperatus terlihat kasar dan berombak. Asperatus berasal dari bahasa latin yang artinya kasar.

“Asperatus nampak terlihat dalam kumpulan badai angin yang besar. Namun beberapa laporan menyebutkan bahwa awan ini cenderung terpecah tanpa membentuk badai terlebih dahulu,” kata Gavin.

RMS kini tengah mengumpulkan informasi lebih rinci mengenai data cuaca dan lokasi Asperatus ditemukan untuk memahami olebih tepat apa yang menyebabkan terbentuknya awan Asperatus.

Dalam ilmu telaah awan, terdapat sepuluh bentuk dasar awan yang diklasifikasikan dalam istilah genus. Setiap genus menggambarkan dimana awan-awan tersebut terbentuk, intensitas kemunculan mereka, termasuk klasifikasi mengenai awan stratus, cumulus dan cirrus.

Genre ini kemudian dibagi kedalam dua spesies awan yang menggambarkan struktur internal dan bentuk dan variasi awan yang menggambarkan transparansi dan penyusunan awan.

Sumber: techno.okezone.com

Sabtu, 06 Juni 2009

Astronot Mengidentifikasi Lingkaran Es Misterius di Danau Baikal


April 2009, para astronot yang sedang berada di stasiun antariksa internasional melihat adanya lingkaran es misterius di Danau Baikal, Rusia, yang juga dikenal sebagai danau terdalam didunia.

Dan luar biasanya, bukan hanya satu lingkaran yang teridentifikasi, melainkan dua. Walaupun lingkaran itu lebih mungkin disebabkan oleh sebab-sebab alami dibanding Ekstra terestrial, namun beberapa aspek dari munculnya lingkaran itu menjungkirbalikkan logika.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa dua lingkaran itu disebabkan oleh pecahnya es di danau dan menyebabkan arus hangat masuk ke dalam celah-celahnya yang biasa terjadi sekitar bulan Juni. Warna gelap pada lingkaran menandakan penipisan lapisan es.

Lingkaran-lingkaran seperti itu sebelumnya juga pernah terlihat pada tahun 1985 dan 1994 di danau itu, namun lokasi lingkaran yang berada di selatan danau dimana airnya relatif dalam dan dingin telah membuat para ilmuwan kebingungan. Beberapa Ufolog berspekulasi bahwa fenomena itu adalah “Crop Circle” yang dibuat didasar lautan oleh para ekstra terestrial.

Danau Baikal sendiri adalah sebuah danau yang penuh dengan keanehan. Danau itu adalah danau dengan volume air terbesar di dunia dan memiliki kedalaman 5370 kaki, yang menjadikannya danau terdalam di dunia. Diperkirakan usianya telah mencapai 25 juta tahun yang juga menjadikannya danau tertua di dunia.

Foto pertama diatas diambil oleh astronot dari stasiun antariksa internasional. Sedangkan foto kedua diambil oleh satelit MODIS milik NASA.

Minggu, 31 Mei 2009

Galaksi Andromeda


Galaksi Andromeda dengan nama lain Messier 31, M31, atau NGC 224 adalah salah satu galaksi di luar galaksi Bima Sakti yang dapat dilihat dengan mata telanjang, asalkan dilihat pada malam yang cerah, tanpa bulan dan tanpa polusi cahaya. Strukturnya mirip dengan galaksi Bima Sakti yaitu berbentuk spiral. Jaraknya sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Letaknya di langit adalah di belahan langit utara, sekitar 41 derajat di sebelah utara khatulistiwa langit, baik diamati sekitar bulan September, Oktober, November. Dengan mata telanjang, galaksi ini nampak seperti kabut tipis kecil di langit utara, tapi jika diamati dengan teropong yang dapat menampakkan bintang bintang redup di tepian galaksi Andromeda, ternyata ukuran Andromeda bisa lebih dari 7 kali diamter sudut bulan. Galaksi ini berisi sekitar 1 triliun bintang, dan bergerak mendekati Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 300 km/detik.

Sumber : wikipedia

Sabtu, 30 Mei 2009

Astronomi di Indonesia


Masyarakat Tradisional

Seperti kebudayaan-kebudayaan lain di dunia, masyarakat asli Indonesia sudah sejak lama menaruh perhatian pada langit. Keterbatasan pengetahuan membuat kebanyakan pengamatan dilakukan untuk keperluan astrologi. Pada tingkatan praktis, pengamatan langit digunakan dalam pertanian dan pelayaran. Dalam masyarakat Jawa misalnya dikenal pranatamangsa, yaitu peramalan musim berdasarkan gejala-gejala alam, dan umumnya berhubungan dengan tata letak bintang di langit.

Nama-nama asli daerah untuk penyebutan obyek-obyek astronomi juga memperkuat fakta bahwa pengamatan langit telah dilakukan oleh masyarakat tradisional sejak lama. Lintang Waluku adalah sebutan masyarakat Jawa tradisional untuk menyebut tiga bintang dalam sabuk Orion dan digunakan sebagai pertanda dimulainya masa tanam. Gubuk Penceng adalah nama lain untuk rasi Salib Selatan dan digunakan oleh para nelayan Jawa tradisional dalam menentukan arah selatan. Joko Belek adalah sebutan untuk Planet Mars, sementara lintang kemukus adalah sebutan untuk komet. Sebuah bentangan nebula raksasa dengan fitur gelap di tengahnya disebut sebagai Bimasakti



  • Masa Modern
Pelaut-pelaut Belanda pertama yang mencapai Indonesia pada akhir abad-16 dan awal abad-17 adalah juga astronom-astronom ulung, seperti Pieter Dirkszoon Keyser dan Frederick de Houtman. Lebih 150 tahun kemudian setelah era penjelajahan tersebut, misionaris Belanda kelahiran Jerman yang menaruh perhatian pada bidang astronomi, Johan Maurits Mohr, mendirikan observatorium pertamanya di Batavia pada 1765. James Cook, seorang penjelajah Inggris, dan Louis Antoine de Bougainville, seorang penjelajah Perancis, bahkan pernah mengunjungi Mohr di observatoriumnya untuk mengamati transit Planet Venus pada 1769[1].

Ilmu astronomi modern makin berkembang setelah pata tahun 1928, atas kebaikan Karel Albert Rudolf Bosscha, seorang pengusaha perkebunan teh di daerah Malabar, dipasang beberapa teleskop besar di Lembang, Jawa Barat, yang menjadi cikal bakal Observatorium Bosscha, sebagaimana dikenal pada masa kini.

Penelitian astronomi yang dilakukan pada masa kolonial diarahkan pada pengamatan bintang ganda visual dan survei langit di belahan selatan ekuator bumi, karena pada masa tersebut belum banyak observatorium untuk pengamatan daerah selatan ekuator.

Setelah Indonesia memperoleh kemerdekaan, bukan berarti penelitian astronomi terhenti, karena penelitian astronomi masih dilakukan dan mulai adanya rintisan astronom pribumi. Untuk membuka jalan kemajuan astronomi di Indonesia, pada tahun 1959, secara resmi dibuka Pendidikan Astronomi di Institut Teknologi Bandung.

Pendidikan Astronomi di Indonesia secara formal dilakukan di Departemen Astronomi, Institut Teknologi Bandung. Departemen Astronomi berada dalam lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan secara langsung terkait dengan penelitian dan pengamatan di Observatorium Bosscha.

Lembaga negara yang terlibat secara aktif dalam perkembangan astronomi di Indonesia adalah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Selain pendidikan formal, terdapat wadah informal penggemar astronomi, seperti Himpunan Astronomi Amatir Jakarta, serta tersedianya planetarium di Taman Ismail Marzuki, Jakarta yang selalu ramai dipadati pengunjung.

Perkembangan astronomi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat, dan mendapat pengakuan di tingkat Internasional, seiring dengan semakin banyaknya pakar astronomi asal Indonesia yang terlibat dalam kegiatan astronomi di seluruh dunia, serta banyaknya siswa SMU yang memenangi Olimpiade Astronomi Internasional maupun Olimpiade Astronomi Asia Pasific.

Demikian juga dengan adanya salah seorang putra terbaik bangsa dalam bidang astronomi di tingkat Internasional, yaitu Profesor Bambang Hidayat yang pernah menjabat sebagai vice president IAU (International Astronomical Union).

Jumat, 29 Mei 2009

Astronomy

Astronomy (from the Greek words astron (ἄστρον), "star", and nomos (νόμος), "law") is the scientific study of celestial objects (such as stars, planets, comets, and galaxies) and phenomena that originate outside the Earth's atmosphere (such as the cosmic background radiation). It is concerned with the evolution, physics, chemistry, meteorology, and motion of celestial objects, as well as the formation and development of the universe.

Astronomy is one of the oldest sciences. Astronomers of early civilizations performed methodical observations of the night sky, and astronomical artifacts have been found from much earlier periods. However, the invention of the telescope was required before astronomy was able to develop into a modern science. Historically, astronomy has included disciplines as diverse as astrometry, celestial navigation, observational astronomy, the making of calendars, and even astrology, but professional astronomy is nowadays often considered to be synonymous with astrophysics. Since the 20th century, the field of professional astronomy split into observational and theoretical branches. Observational astronomy is focused on acquiring and analyzing data, mainly using basic principles of physics. Theoretical astronomy is oriented towards the development of computer or analytical models to describe astronomical objects and phenomena. The two fields complement each other, with theoretical astronomy seeking to explain the observational results, and observations being used to confirm theoretical results.
Amateur astronomers have contributed to many important astronomical discoveries, and astronomy is one of the few sciences where amateurs can still play an active role, especially in the discovery and observation of transient phenomena.

Old or even ancient astronomy is not to be confused with astrology, the belief system which claims that human affairs are correlated with the positions of celestial objects. Although the two fields share a common origin and a part of their methods (namely, the use of ephemerides), they are distinct.[1]

2009 has been declared by the UN to be the International Year of Astronomy 2009 (IYA2009). The focus is on enhancing the public’s engagement with and understanding of astronomy.

Sumber: wikipedia

Minggu, 24 Mei 2009

Bintang


Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata).

Menurut ilmu astronomi, definisi bintang adalah:
“ Semua benda masif (bermassa antara 0,08 hingga 200 massa matahari) yang sedang dan pernah melangsungkan pembangkitan energi melalui reaksi fusi nuklir. ”

Oleh sebab itu bintang katai putih dan bintang netron yang sudah tidak memancarkan cahaya atau energi tetap disebut sebagai bintang. Bintang terdekat dengan Bumi adalah Matahari pada jarak sekitar 149,680,000 kilometer, diikuti oleh Proxima Centauri dalam rasi bintang Centaurus berjarak sekitar empat tahun cahaya.

sumber : wikipedia

Rasi Bintang


Suatu rasi bintang atau konstelasi adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus. Dalam ruang tiga dimensi, kebanyakan bintang yang kita amati tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, tetapi dapat terlihat seperti berkelompok pada bola langit malam. Manusia memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi bintang. Susunan rasi bintang yang tidak resmi, yaitu yang dikenal luas oleh masyarakat tapi tidak diakui oleh para ahli astronomi atau Himpunan Astronomi Internasional, juga disebut asterisma. Bintang-bintang pada rasi bintang atau asterisma jarang yang mempunyai hubungan astrofisika; mereka hanya kebetulan saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah sangat jauh.

Pengelompokan bintang-bintang menjadi rasi bintang sebenarnya cukup acak, dan kebudayaan yang berbeda akan memiliki rasi bintang yang berbeda pula, sekalipun beberapa yang sangat mudah dikenali biasanya seringkali ditemukan, misalnya Orion atau Scorpius.

Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak.

Beragam pola-pola lainnya yang tidak resmi telah ada bersama-sama dengan rasi bintang dan disebut asterisma, seperti Bajak (juga dikenal di Amerika Serikat sebagai Big Dipper) dan Little Dipper

Sumber : wikipedia

Sabtu, 23 Mei 2009

Pendaratan Manusia Pertama Di Bulan


Adalah Neil Alden Armstrong manusia pertama yang berhasil menginjakkan kakinya di bulan. Bersama Buz Aldrin, mereka mendarat di bulan dengan kendaraan udara kecil yang telah di kirim oleh roket Saturn V. Mereka mendarat di bulan pada tanggal 20 Juli 1969 dengan menggunakan pesawat ulang - alik Apollo 11. Mereka berdua berjalan di bulan.
Ada ucapan yang terkenal yang pernah dikatakan oleh Neil Armstrong, ucapannya yang terkenal itu adalah :

"Inilah langkah kecil bagi [seorang] manusia, satu langkah besar lagi bagi kemanusiaan"

sumber : wikipedia





Jumat, 15 Mei 2009

Sejarah Satelit Indonesia


Tahun 1980-an

Uji terbang muatan roket misi komunikasi radio amatir pada 1982. Uji ini dilakukan Lapan bekerjasama dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari). Empat roket diterbangkan setinggi 30 kilometer membawa pemancar radio yang bekerja pada frekuensi amatir 146.500 MHz dengan daya 2 watt. Dua roket berhasil mengirim sinyal radio berisi data meteorologi dan data olah gerak roket berupa multitone itu ke stasiun Orari yang tersebar di Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan dan Kalimantan.

Tahun 1990-an

Uji terbang konsentrator antariksa (digipeater) pada 1996. Konsentrator antariksa (konsensa) pada dasarnya merupakan komputer yang berfungsi sebagai flying mail box dan router untuk komunikasi dengan mode store and forward. Satelit ini dibuat sebagai jalan keluar dari jaringan-jaringan komunikasi yang sudah mulai macet di periode ini. Sebagai router, konsensa akan membuat rute surat-surat elektronik dari satu node ke node lainnya sesuai dengan tujuan yang diberikan. Sebagai flying mail box, konsensa akan menyimpan berkas-berkas data yang dikirim pada direktori hard disk (store) dan kemudian mengirimkannya ke tujuan yang sudah ditentukan (forward).

Tahun 2000-an

Pengembangan model engineering satelit Lapsat pada 2001. Model satelit ini dirancang untuk dapat memenuhi persyaratan operasi sebagai berikut: (a) setiap model subsistem harus terintegrasi, (b) pengoperasian catu daya, muatan komunikasi data digital dan telemetri harus dapat dikendalikan sepenuhnya dari onboard computer.

Pengembangan model engineering satelit Inasat pada 2003. pengembangan Inasat bertujuan untuk menganalisis dinamika terbang, karakteristik satelit dan karakteristik medan magnet. Kali ini sudah mulai digunakan perangkat desain satelit sehingga sudah dapat dilakukan uji simulasi. Dari uji tersebut bisa diketahui karakteristik orbit dan lingkungannya, seperti radiasi matahari dan pengaruh radiasi elektron terhadap peralatan satelit.

Perkembangan terkini

Pengembangan model terbang satelit Lapan-Tubsat/Lapan A1 dimulai pada tahun 2004. Pengembangan satelit pengamatan Lapan A2 dimulai pada awal 2007 sebagai fase baru yang lebih mandiri. Pengembangan satelit pengindraan jauh Lapan-B1 yang baru, dimulai dengan pengembangan imager sebagai muatan satelit untuk misi penginderaan jauh. Aplikasinya, menunjang program ketahanan pangan nasional.

Kamis, 30 April 2009

Kesabaran Yang Berbuah Manis

Setelah melakukan studi panjang selama 16 tahun menggunakan teleskop milik ESO, tim astronom dari Jerman berhasil memperlihatkan kondisi paling detil yang pernah ada dari area di sekitar jantung galaksi Bima Sakti - area dari monster menakutkan si lubang hitam supermasif. Penelitian ini mengungkap rahasia yang tersimpan di area tersebut melalui pemetaan orbit 28 bintang. Bahkan satu bintang di antaranya telah berhasil melakukan putaran penuh mengelilingi lubang hitam.

Pengamatan gerak 28 bintang yang mengorbit area pusat galaksi Bima Sakti, menunjukan keberadaan lubang hitam supermasif yang tengah mengintip kita dari balik debu antar bintang. Ia dikenal sebagai Sagittarius A (atau dikenal sebagai bintang Sagittarius A). Berbagai informasi termasuk bentuk istimewa bintang-bintang tersebut dan juga lubang hitam yang mengikat mereka berhasil dikuak.

Pusat galaksi merupakan laboratorium yang unik dimana kita bisa belajar proses-proses dasar gravitasi yang besar dan kuat, serta dinamika dan pembentukan bintang yang memiliki keterkaitan yang sangat besar dengan inti galaksi. Disinilah pabrik kelahiran bintang dan tempat berlabuh sang monseter menakutkan, lubang hitam supermasif. DI area ini jugalah kita bisa mempelajari lubang hitam dengan lebih mendetil.

Tapi untuk mengamati area ini tidaklah mudah. Pengamatan dalam panjang gelombang tampak tidak dapat menembus blokade yang dibuat oleh debu antar bintang yang mengisi galaksi. Pandangan kita ke jantung sang galaksi ini terhalang. Kemampuan teknologi menjadi tantangan untuk dapat mengintip apa yang terjadi di sana. Untuk itu, digunakanlah panjang gelombang infra merah untuk menembus blokade debu antar bintang tersebut. Dan bintang-bintang di area pusat galaksi kemudian dijadikan partikel penguji untuk mengungkap apa yang ada di sana. Bintang-bintang itu diamati geraknya selama mengorbit Sagittarius A.

Hasil yang diperoleh sangat berguna untuk memahami lubang hitam itu sendiri contohnya dalam hal massa dan jarak. Dan tampaknya 95% massa yang mempengaruhi gerak bintang tersebut adalah lubang hitam. Karena itu, kecil kemungkinan penyebabnya adalah karena materi kelam lain. Tak pelak, hasil ini menjadi bukti empirik keberadaan lubang hitam supermasif, yang diperlihatkan oleh bintang yang megorbit pusat galaksi. Dalam pengamatan, diketahui adanya konsentrasi massa yang besar sekitar 4 juta massa Matahari yang diyakini sebagai lubang hitam yang berada pada jarak 27000 tahun cahaya.

Dari ke-28 bintang yang diamati, 6 di antaranya mengorbit lubang hitam dalam sebuah piringan dan bintang-bintang pada area paling dalam memiliki orbit acak. Bintang S2 menjadi satu-satunya bintang yang berhasil mengelilingi pusat Bima Sakti periode 16 tahun tersebut.

Untuk membangun citra jantung Bima Sakti dan menghitung orbit bintang individu, tim ini mempelajari bintang-bintang tersebut selama 16 tahun, dimulai pada tahun 1992 menggunakan kamera SHARP yang dipasang di New Technology Telescope 3,5 meter milik ESO di Observatorium La Silla, Chille. Observasi lainnya dibuat pada tahun 2002 dengan 2 instrumen yang ada di Very Large Telescope (VLT).

Walau penelitian ini berhasil membuka lembaran baru bagi pembelajaran lubang hitam dan kondisi area pusat galaksi dalam tingkat akurasi yang tinggi, namun masih banyak misteri yang belum terkuak di sana. Apalagi bintang-bintang tersebut juga masih sangat muda untuk melakukan perjalanan jauh. Diduga, bintang-bintang ini terbentuk pada orbitnya saat ini dibawah pengaruh gaya pasang surut lubang hitam.

Di masa depan, berbagai rancangan penelitian lanjutan akan dilakukan untuk mengintip monster di jantung Bima Sakti itu. Salah satunya dengan menggunakan teknologi dengan resolusi sudut yang lebih tinggi.

Sumber : ESO

Pelantikan Obama Disaksikan Warga Luar Angkasa


TEXAS (SuaraMedia) - Tidak hanya warga di Bumi saja yang antusias menyaksikan acara pelantikan Barack Obama. Beberapa astronot yang berada nun jauh di luar angkasa pun turut menyaksikan momen bersejarah itu.

Para astronot yang tinggal di International Space Station (ISS) di luar angkasa bisa turut merasakan euforia dari pentahbisan Obama sebagai Presiden ke-44 Amerika Serikat. Meski jarak antara luar angkasa dengan Bumi terpaut jutaan kilometer, namun mereka dapat menyaksikannya secara langsung.

"Selamat kepada Presiden baru Amerika Serikat," tukas komandan ISS dari NASA, Michael Fincke, seperti yang dilansir Space, Rabu (21/1/2009).

Flincke bersama beberapa krunya merasa senang dapat menyaksikan langsung pelantikan tersebut dari luar angkasa. Mereka yang pada pemilihan lalu juga memilih dari luar angkasa, tidak dapat pulang ke Bumi karena panggilan tugas yang harus diembannya.

Para kru dari badan antariksa NASA itu juga mengucapkan terima kasih kepada Jhonson Space Center di Houston, Texas, yang bisa turut membantu hadirnya siaran langsung dari Bumi, sehingga bisa diterima dengan baik walaupun terpisah jutaan kilometer.

Kru yang dipimpin oleh Flincke ini memang telah 8 tahun menghabiskan waktunya di antarikasa. Tercatat sejak Oktober 2000 mereka telah tinggal jauh dari Bumi. Walaupun kini tengah menjadi "warga luar angkasa", para astronot berharap perubahan dari kebijakan baru yang akan dihadirkan presiden kulit hitam pertama di Negeri Paman Sam itu. (srn/okz) www.suaramedia.com

Kamis, 23 April 2009

Badai Matahari II


Melanjutkan postingan saya yang berjudul Badai Matahari, saya ingin sedikit memberikan pengertian mengenai badai matahari. Menurut beberapa artikel yang saya baca dari beberapa situs web, badai matahari merupakan puncak aktifitas matahari yang mempunyai periode sekitar 11 tahun. Jadi, badai matahari juga pernah terjadi pada tahun 1989 dan 2000.Pada saat puncak aktivitas itu, bintik matahari meningkat jumlahnya akibat aktivitas magnetiknya dan mendadak berpengaruh terhadap ruang antar planet.

Pada saat-saat itu frekuensi kejadian lontaran partikel berenergi tinggi dan emisi gelombang elektromagnetik berupa percikannya juga meningkat. Namun , badai matahari merupakan bagian dari cuaca di antariksa yang mirip dengan cuaca di bumi, hanya saja sifatnya berbeda.

Sebetulnya badai matahari tidak berdampak langsung pada matahari. Menurut Dr. Thomas Djamaluddin yang merupakan pakar Antariksa dari LAPAN yang terkena dampak dari badai matahari adalah benda - benda yang berada di luar angkasa. Seperti satelit.

Jadi, yang harus di waspadai adalah kemungkinan dari segi teknologi, seperti gangguan HP, dan televisi yang menggunakan satelit. Selain itu, navigasi pada sistem penerima global positioning system (GPS) frekuensi tunggal dan siaran radio gelombang pendek juga bakal terganggu akibat adanya gangguan ionosfer.

Badai Matahari


Pada pagi hari,tepatnya 1 September 1859, salah seorang astronom terkenal di Inggris Richard Carrington tengah mengamati matahari. Dengan menggunakan alat filter, dia mempelajari permukaan matahari melalui teleskopnya.

Namun, dia begitu terperanjat saat mengetahui ada kilatan cahaya terang keluar dari permukaan matahari. Tanpa diketahuinya, pada hari itu telah terjadi badai matahari yang diprediksikan dunia akan terulang kembali pada 1 September 2012.

Melansir pemberitaan Daily Mail, dikisahkan Carrington mencatat titik cahaya terang yang merupakan awan plasma menuju ke bumi. Sekitar 48 jam kemudian dampaknya mulai terasa luar biasa. Miliaran aurora menyinari langit malam di bumi. Cahayanya sungguh kuat sehingga membuat kita mampu membaca di tengah malam.


Sementara itu, di California, sekelompok pekerja tambang emas bangun lebih awal dari biasanya akibat cahaya terang yang mereka sangka sudah pagi hari. Padahal jam di saat itu menunjukkan pukul 2 dini hari.


Sejumlah operator telegraf menerima kejutan listrik tak beraturan akibat arus listrik matahari menghantam jaringan telekomunikasi. Saat itu dunia seakan-akan bermandikan listrik.

Menurut laporan “New Scientist”, badai matahari atau solar storm adalah siklus kegiatan peledakan dahsyat dari masa puncak kegiatan bintik matahari (sunspot), biasanya setiap 11 tahun akan memasuki periode aktivitas badai matahari.

Ilmuwan Amerika baru-baru ini memperingatkan bahwa pada tahun 2012 bumi akan mengalami badai matahari dahsyat (Solar Blast), daya rusaknya akan jauh lebih besar dari badai angin “Katrina”, dan hampir semua manusia di bumi tidak akan dapat melepaskan diri dari dampak bencananya. Daniel Becker dari University of Colorado seorang ahli cuaca angkasa menjelaskan, “Sekarang ini kita semakin dekat dengan kemungkinan bencana ini.

Jika manusia tidak dapat mempersiapkan diri dengan matang terhadap bencana badai matahari yang akan menimpa ini. Badai matahari ini mungkin akan memutuskan pasokan listrik umat manusia, sinyal ponsel, bahkan termasuk sistem pasokan air.”

Sumber : http://apakabardunia.com/2009/04/badai-matahari-pernah-terjadi-pada-1-september-1859/